Perbedaan Pelajar 10 Tahun Yang Lalu Dengan Sekarang

Perbedaan Pelajar 10 Tahun Yang Lalu Dengan Sekarang

Perbedaan Pelajar 10 Tahun Yang Lalu Dengan Sekarang

Seiring berjalannya waktu, banyak perubahan yang terjadi pada Perbedaan Pelajar 10 Tahun Yang Lalu Dengan Sekarang. Mulai dari teknologi, tren, kebiasaan, dan lain-lain. Dalam dunia pendidikan sendiri sudah terjadi banyak perbedaan zaman dulu dan zaman sekarang, khususnya di sekolah. Blackboard berubah menjadi whiteboard, kapur menjadi spidol, OHP menjadi proyektor. Dengan adanya perubahan pendidikan di zaman sekarang, kehidupan sehari-hari murid sekolah pun mengalami perubahan, walaupun ada hal-hal tertentu yang tidak ikut berubah seperti upacara bendera di hari Senin.

Mengangkat pada topik “perbedaan zaman dulu dan sekarang”, berikut adalah 5 perbedaan kehidupan zaman dulu dan zaman sekarang dalam dunia pendidikan:

Gadget dan peralatan di sekolah

Sebelum laptop dan PowerPoint di gunakan, guru jaman dulu menggunakan OHP atau Overhead Projectors. Biasanya akan ada satu orang yang siap sedia di dekat OHP untuk mengganti lembaran yang ingin di presentasikan. Namun, pendidikan jaman sekarang sudah menggantikan OHP dengan teknologi yang lebih canggih seperti proyektor, PowerPoint, dan laser pointer untuk menunjuk bagian penting pada layar presentasi.

Setiap mata pelajaran yang melibatkan lab komputer menjadi waktu yang menyenangkan. Pelajar jaman sekarang biasanya akan mencuri-curi waktu untuk bermain game seperti Counter-Strike dan menikmati AC yang dingin untuk menyejukkan diri. Selain itu, pendidikan zaman dulu yang menggunakan disket sebagai alat penyimpanan file tugas sekolah, telah tergantikan dengan USB flashdisk pada pendidikan zaman sekarang. Pelajar jaman sekarang hanya mengetahui disket sebagai simbol save di Microsoft Word atau PowerPoint.

Bahasa gaul

Perbedaan zaman dulu dan sekarang yang paling dapat di rasakan adalah bahasa pergaulan. Tidak ada kata-kata woles atau kepo atau kids zaman now pada 10 tahun yang lalu. Emoji pelajar jaman dulu juga sudah tidak di gunakan oleh pelajar jaman sekarang. Pada zaman dulu, biasanya pelajar menggunakan emoji yang terbentuk dari huruf seperti “XD”, “:D”, serta penggunaan kombinasi pada penulisan huruf seperti “h4ll0”. Bahkan kita tidak menggunakan hashtags pada zaman dulu. Hayo, apa kamu masih menggunakan bahasa tersebut saat ini? 😀

Game favorit

Ragnarok Online, Gunbound, RYL adalah game yang sangat populer pada zaman dulu. Popularitasnya kini sudah tergusur oleh game-game seperti DOTA atau PUBG. Untuk kamu yang termasuk anak generasi 10 tahun yang lalu, pasti kamu sering kan menggunakan sisa uang jajan kamu untuk pergi ke warnet dan memainkan game-game di atas 😉

Baca juga: KRISTA GRACIA KLATEN SEBAGAI SEKOLAH DIGITAL PERTAMA DI JAWA TENGAH, EFEKTIF MELAKSANAKAN PEMBELAJARAN HINGGA ASESMEN SECARA DIGITAL TANPA INTERNET

Aktivitas setelah sekolah

Perbedaan zaman dulu dan sekarang yang dapat di rasakan lainnya adalah aktivitas setelah pulang sekolah. Pada zaman dulu, handphone adalah barang yang jarang di miliki oleh murid-murid sekolah. Menghubungi teman tidaklah semudah sekarang, sehingga apabila pelajar jaman dulu memiliki rencana untuk bermain, mereka akan merencanakannya terlebih dahulu dari jauh-jauh hari. Bertemu jam 5 sore berarti bertemu tepat pada jam 5 sore. Apabila kamu terlambat, maka kemungkinan besar rencana tersebut akan gagal. Dengan mudahnya akses kepemilikan handphone pada zaman sekarang, kamu akan lebih mudah untuk mengetahui keberadaan teman kamu di manapun dan kapanpun. Kata-kata seperti “Duh kesiangan nih, 5 menit lagi gue otw” tentu sudah sering kamu dengar kan? Pada zaman dulu, karena keterbatasan fasilitas, kamu hanya dapat menghubungi teman kamu melalui telepon rumah yang saat ini pun sudah jarang di gunakan.

PR

WhatsApp menjadi platform yang lazim di gunakan pada saat ini. Bahkan orang tua pun memiliki grup WhatsApp yang berisikan orang tua murid lainnya untuk memantau kemajuan belajar anak mereka. Pada zaman dulu, untuk mendapatkan bantuan dalam mengerjakan PR biasanya anak-anak meminta tolong kepada ayah, ibu, atau kakak mereka. Bahkan mereka rela mengeluarkan uang untuk mengikuti les privat demi mendapatkan nilai yang lebih baik.

Sekarang, bantuan untuk mengerjakan PR bisa di dapatkan dengan sangat mudah. Contohnya seperti Snapask yang dapat membantu menghubungkan kamu dengan tutor yang siap sedia untuk memberi penjelasan lengkap saat kamu kesulitan mengerjakan tugas sendirian, atau dalam persiapan ujian, Snapask membuat proses belajar menjadi lebih efektif dan efisien

Itulah Perbedaan Pelajar 10 Tahun Yang Lalu Dengan Sekarang